Halaman

    Social Items

Ads 728x90

Apa yang dimaksud dengan kaum Muhajirin dan kaum Anshar? Tentu sebagian orang akan mempertanyakan kedua istilah tersebut karena sebagai umat Islam kita perlu mengetahui sejarah Islam pada masa Nabi. Jawaban pertanyaan tersebut berada pada pengertian dari kedua istilah tersebut.

Pengertian kaum Muhajirin adalah umat Islam yang hijrah dari Mekkah ke Madinah (Yastrib) untuk menghindari penindasan orang-orang Mekkah yang menentang dakwah Nabi Muhammad SAW. Kata "muhajirin" sendiri berasal dari Bahasa Arab yang artinya "orang-orang yang berhijrah", namun dalam pembahasan ini khusus untuk penduduk Mekkah yang memeluk agama Islam dan hijrah ke Madinah.

Maka ketika ditanya apa yang dimaksud dengan kaum Muhajirin? Anda dapat menjawab, kaum Muhajirin adalah Umat Islam yang hijrah meninggalkan Mekkah dalam rangka menjaga keimanan dan menyelamatkan diri dari penindasan penduduk Mekkah yang menentang dakwah Rasul Muhammad SAW.

Pengertian kaum Anshar adalah orang-orang yang menolong dan menerima kaum Muhajirin ketika sampai di Madinah. Kata "anshar" berasal dari Bahasa Arab yang berarti "penolong". Maka ketika kaum Muslimin Mekkah pindah ke Madinah, orang-orang yang menolong dan menerima mereka adalah penduduk Madinah.

Saat itu, tidak semua masyarakat Madinah beragama Islam, namun mereka tetap disebut dengan kaum Anshar karena walaupun non Muslim, mereka tetap yang menolong kaum Muhajirin yang pindah di kota Madinah. Namun, pendapat yang kuat adalah kaum Muslimin penduduk Madinah yang menolong Muhajirin.

Jadi, kaum Muslimin yang hijrah dari Mekkah ke Madinah disebut dengan kaum Muhajirin, sedangkan kaum Muslimin Madinah yang menolong kaum Muhajirin disebut kaum Anshar.

Kaum Anshar menerima kaum Muhajirin dengan senang hati dan sangat gembira. Apa lagi ketika Nabi Muhammad SAW tiba di Madinah. Sambutan mereka sangat luar biasa, baik muslim maupun non Muslim penduduk Madinah sangat antusias dengan kedatangan Rasul Muhammad. Bahkan masyarakat Madinah berlomba-lomba menghiasi rumah dengan indah agar Nabi mau berkunjung dan menginap di rumah mereka.

Langkah pertama dakwah Nabi Muhammad saat di Madinah adalah mempersaudarakan Muhajirin dan Anshar yang telah telah memeluk agama Islam. Dengan begitu, kaum Muslim Mekkah tidak akan merasa asing di Madinah. Dan dengan terbentuknya tali persaudaraan di antara kaum Muhajirin dan Anshar, maka persatuan mereka akan sangat erat.

kaum muhajirin dan kaum anshar


Kaum Muhajirin dan Anshar yang dipersaudarakan hidup dengan rukun dan saling menghormati. Meraka membentuk masyarakat yang kokoh untuk mendukung Nabi Muhammad dalam rangka menyebarkan agama Islam. Oleh sebab itu, perjuangan kedua kaum tersebut sangat berarti bagi umat Muslim.

Betapa indahnya ketika kaum Muhajirin di sambut hangat oleh kaum Anshar di Madinah. Mereka seperti kawan dekat yang telah berpisah dan bertemu lagi. Pelukan demi pelukan terbentuk di antara mereka, menyambut kedatangan saudara seiman. Apa lagi ketika Nabi Muhammad SAW yang ditemani oleh Abu Bakar dan Ali tiba di Madinah, syair Thala'al Badru 'alaina berkumandang, Nabi menunggang untanya dengan gagah dan penuh wibawa. Penduduk Madinah menyambutnya dengan sangat gembira, Bahkan mereka merasa sangat beruntung jika rumah mereka disinggahi Nabi.

Masa hijrah kaum Muhajirin terhitung sejak tahun 7 Sebelum Hijriah (613 M) sampai Fakhul Mekkah pada tahun 8 H (629 M). Setelah penaklukan Mekkah, mereka yang hijrah ke Madinah tidak lagi disebut dengan kaum Muhajirin, karena tujuan dari hijarahnya mereka adalah untuk menghindari penindasan kaum Kafir Quraisy.

Kaum Muhajirin meninggalkan tanah kelahiran mereka, termasuk rumah, harta, dan keluarga demi mempertahankan iman. Mereka hijrah karena telah mendapat tekanan dan ancaman dari kaum kafir Mekkah. Mereka menggunakan cara apapun agar kaum Muslimin mau kembali pada kepercayaan nenek moyang mereka yakni menyembah berhala dan keluar dari ajaran Islam.

Dalam sejarah islam, kaum Muslimin melakukan hijrah sebanyak dua kali. Hijrah yang pertama ke Habsyi yang terjadi pada tahun 615 M dan hijrah kedua dari Mekkah ke Madinah yang terjadi pada tahun 622 M.

Sebab-Sebab Kaum Muslimin Hijrah Ke Madinah

  1. Karena penyiksaan dan tekanan kaum Musyrikin Mekkah.
  2. Untuk menjaga iman, jiwa dan raga mereka
  3. Perintah Allah SWT melalui malaikat Jibril
  4. Penduduk Madinah menerima Islam dengan baik


Perbedaan kaum muhajirin dan anshra adalah Kaum Muhajirin merupakan kaum Muslimin yang berasal dari Mekkah kemudian hijrah ke Madinah, sedangkan kaum Anshar adalah umat Islam yang telah menolong dan menerima kaum Muhajirin ketika hijrah di Madinah. Intinya, umat Islam penduduk Mekkah yang Hijrah ke Madinah adalah kaum Muhajirin dan umat Islam penduduk Madinah yang menerima dan menolong kaum Muhajirin adalah kaum Anshar.

Pengertian dan Kisah Kaum Muhajirin dan Anshar Yang Dipersaudarakan Oleh Rasulullah SAW

Apa yang dimaksud dengan kaum Muhajirin dan kaum Anshar? Tentu sebagian orang akan mempertanyakan kedua istilah tersebut karena sebagai umat Islam kita perlu mengetahui sejarah Islam pada masa Nabi. Jawaban pertanyaan tersebut berada pada pengertian dari kedua istilah tersebut.

Pengertian kaum Muhajirin adalah umat Islam yang hijrah dari Mekkah ke Madinah (Yastrib) untuk menghindari penindasan orang-orang Mekkah yang menentang dakwah Nabi Muhammad SAW. Kata "muhajirin" sendiri berasal dari Bahasa Arab yang artinya "orang-orang yang berhijrah", namun dalam pembahasan ini khusus untuk penduduk Mekkah yang memeluk agama Islam dan hijrah ke Madinah.

Maka ketika ditanya apa yang dimaksud dengan kaum Muhajirin? Anda dapat menjawab, kaum Muhajirin adalah Umat Islam yang hijrah meninggalkan Mekkah dalam rangka menjaga keimanan dan menyelamatkan diri dari penindasan penduduk Mekkah yang menentang dakwah Rasul Muhammad SAW.

Pengertian kaum Anshar adalah orang-orang yang menolong dan menerima kaum Muhajirin ketika sampai di Madinah. Kata "anshar" berasal dari Bahasa Arab yang berarti "penolong". Maka ketika kaum Muslimin Mekkah pindah ke Madinah, orang-orang yang menolong dan menerima mereka adalah penduduk Madinah.

Saat itu, tidak semua masyarakat Madinah beragama Islam, namun mereka tetap disebut dengan kaum Anshar karena walaupun non Muslim, mereka tetap yang menolong kaum Muhajirin yang pindah di kota Madinah. Namun, pendapat yang kuat adalah kaum Muslimin penduduk Madinah yang menolong Muhajirin.

Jadi, kaum Muslimin yang hijrah dari Mekkah ke Madinah disebut dengan kaum Muhajirin, sedangkan kaum Muslimin Madinah yang menolong kaum Muhajirin disebut kaum Anshar.

Kaum Anshar menerima kaum Muhajirin dengan senang hati dan sangat gembira. Apa lagi ketika Nabi Muhammad SAW tiba di Madinah. Sambutan mereka sangat luar biasa, baik muslim maupun non Muslim penduduk Madinah sangat antusias dengan kedatangan Rasul Muhammad. Bahkan masyarakat Madinah berlomba-lomba menghiasi rumah dengan indah agar Nabi mau berkunjung dan menginap di rumah mereka.

Langkah pertama dakwah Nabi Muhammad saat di Madinah adalah mempersaudarakan Muhajirin dan Anshar yang telah telah memeluk agama Islam. Dengan begitu, kaum Muslim Mekkah tidak akan merasa asing di Madinah. Dan dengan terbentuknya tali persaudaraan di antara kaum Muhajirin dan Anshar, maka persatuan mereka akan sangat erat.

kaum muhajirin dan kaum anshar


Kaum Muhajirin dan Anshar yang dipersaudarakan hidup dengan rukun dan saling menghormati. Meraka membentuk masyarakat yang kokoh untuk mendukung Nabi Muhammad dalam rangka menyebarkan agama Islam. Oleh sebab itu, perjuangan kedua kaum tersebut sangat berarti bagi umat Muslim.

Betapa indahnya ketika kaum Muhajirin di sambut hangat oleh kaum Anshar di Madinah. Mereka seperti kawan dekat yang telah berpisah dan bertemu lagi. Pelukan demi pelukan terbentuk di antara mereka, menyambut kedatangan saudara seiman. Apa lagi ketika Nabi Muhammad SAW yang ditemani oleh Abu Bakar dan Ali tiba di Madinah, syair Thala'al Badru 'alaina berkumandang, Nabi menunggang untanya dengan gagah dan penuh wibawa. Penduduk Madinah menyambutnya dengan sangat gembira, Bahkan mereka merasa sangat beruntung jika rumah mereka disinggahi Nabi.

Masa hijrah kaum Muhajirin terhitung sejak tahun 7 Sebelum Hijriah (613 M) sampai Fakhul Mekkah pada tahun 8 H (629 M). Setelah penaklukan Mekkah, mereka yang hijrah ke Madinah tidak lagi disebut dengan kaum Muhajirin, karena tujuan dari hijarahnya mereka adalah untuk menghindari penindasan kaum Kafir Quraisy.

Kaum Muhajirin meninggalkan tanah kelahiran mereka, termasuk rumah, harta, dan keluarga demi mempertahankan iman. Mereka hijrah karena telah mendapat tekanan dan ancaman dari kaum kafir Mekkah. Mereka menggunakan cara apapun agar kaum Muslimin mau kembali pada kepercayaan nenek moyang mereka yakni menyembah berhala dan keluar dari ajaran Islam.

Dalam sejarah islam, kaum Muslimin melakukan hijrah sebanyak dua kali. Hijrah yang pertama ke Habsyi yang terjadi pada tahun 615 M dan hijrah kedua dari Mekkah ke Madinah yang terjadi pada tahun 622 M.

Sebab-Sebab Kaum Muslimin Hijrah Ke Madinah

  1. Karena penyiksaan dan tekanan kaum Musyrikin Mekkah.
  2. Untuk menjaga iman, jiwa dan raga mereka
  3. Perintah Allah SWT melalui malaikat Jibril
  4. Penduduk Madinah menerima Islam dengan baik


Perbedaan kaum muhajirin dan anshra adalah Kaum Muhajirin merupakan kaum Muslimin yang berasal dari Mekkah kemudian hijrah ke Madinah, sedangkan kaum Anshar adalah umat Islam yang telah menolong dan menerima kaum Muhajirin ketika hijrah di Madinah. Intinya, umat Islam penduduk Mekkah yang Hijrah ke Madinah adalah kaum Muhajirin dan umat Islam penduduk Madinah yang menerima dan menolong kaum Muhajirin adalah kaum Anshar.

Subscribe Our Newsletter